Pasar
Industri Peralatan Pengisian Kendaraan Listrik (Electrical Vehicles – EV)
tumbuh pada CAGR 499% berdasarkan perolehan pendapatan selama 2017 hingga 2021
karena masuknya investasi dari luar negeri ditambah dengan peningkatan fokus
pada pengendalian emisi~
Ken Research
· Pertumbuhan yang luar biasa ini disebabkan
oleh pesatnya urbanisasi dan kepemilikan kendaraan pribadi yang terus meningkat
lebih dari 5% setiap tahun.
- Serapan EV di Indonesia
dipicu karena adanya insentif pajak dan pembebasan pajak dengan syarat dan
ketentuan tertentu (tax holiday) yang diberikan pemerintah kepada produsen
baterai guna meningkatkan produksi mobil listrik di Indonesia.
Gambaran
Kendaraan Listrik (EV) di
Indonesia
Lebih dari 70%
masyarakat tertarik untuk memiliki kendaraan listrik yang isu lingkungan
sebagai alasan paling umum mereka lebih menyukai kendaraan bertenaga listrik
daripada kendaraan 'berpenggerak' bahan bakar fosil tradisional. Toyota
berencana menginvestasikan sekitar USD 2 Miliar untuk mengembangkan pabrik
produksi EV di Indonesia. Hyundai juga telah berkomitmen sekitar USD 1,5 Miliar
untuk memproduksi EV. Perusahaan baterai seperti Panasonic dan LG berencana
mendirikan pabrik baterai di Indonesia, yang mencakup aspek hulu dan hilir.
Salah satu kendala
pengembangan EV Indonesia adalah belum adanya industri baterai dalam negeri.
Indonesia telah memberlakukan larangan ekspor bijih nikel sejak 2020.
Kondisi
Persaingan di Industri Pengisian Kendaraan Listrik (EV)
Saat ini, persaingan
di sector industry Pengisian EV di Indonesia bersifat monopolistik, dengan PLN
ditugaskan untuk membangun dan memantau SPKLU di seluruh negeri. Pemain swasta
berharap untuk memperluas operasi mereka di Indonesia, tetapi tidak
melakukannya karena kekhawatiran yang belum terantisipasi mengenai
profitabilitas operasi pengisian EV, tarif listrik yang diatur secara ketat,
dan lain-lain. Perusahaan yang mengoperasikan layanan transportasi umum seperti
bus dan taksi listrik mendapatkan pengisi daya EV dari perusahaan China dalam
jumlah besar karena biaya yang lebih murah, tetapi pemerintah berusaha untuk
mempromosikan manufaktur lokal dengan memberlakukan persyaratan lokalisasi
wajib bagi perusahaan swasta yang ingin melakukan bisnis di Indonesia di sektor
EV. Sejumlah kecil perusahaan rintisan pengisian EV saat ini sedang dalam tahap
uji coba di negara tersebut, dan masih harus dilihat apakah mereka dapat
memperluas operasi mereka secara memadai dan menjadi menguntungkan di
tahun-tahun mendatang.
Publikasi laporan riset pasar berjudul 'Tinjauan Pasar Peralatan
Pengisian Kendaraan Listrik Indonesia hingga 2026: Didorong oleh masuknya
investasi dari luar negeri ditambah dengan peningkatan fokus pada pengendalian
emisi' membahas cakupan gambaran umum Industri Peralatan Pengisian Kendaraan
Listrik dengan menganalisis statistik pengisian kendaraan listrik (EV) secara
historis dan perubahan yang sesuai di kalangan Kelas Menengah yang sejahtara
(Affluent) di Indonesia. Industri Peralatan Pengisian Daya tumbuh pada CAGR
sebesar 499% selama 2017 dan 2021.
Laporan tersebut juga berfokus pada segmentasi Industri Peralatan Pengisian EV di Indonesia berdasarkan Jenis Pengiriman Uang menurut Jenis Pengisian, Jenis Pengisi Daya, Jenis Kendaraan, Jenis Geografis, Jenis Pabrikan dan Berdasarkan Saluran Penjualan. Bagian Pengisian EV dari laporan diakhiri dengan proyeksi untuk masa depan industri termasuk perkiraan total pendapatan Peralatan Pengisian EV pada tahun 2026, dan pandangan analis tentang masa depan yang menyoroti peluang besar.
Segmen Utama Pembahasan Laporan dalam Industri Peralatan Pengisian kendaraan listrik Indonesia
·
Ukuran Pasar Pengisian kendaraan listrik menurut
Ø
Pendapatan
Ø Jumlah stasiun pengisian daya
·
Industri Peralatan Pengisian kendaraan listrik Indonesia menurut
Ø
Jenis Pengisi Daya
Ø
Jenis cara Pengisian
Ø
Jenis Kendaraan
Ø
Permintaan secara Geografis
Ø
Jenis Produsen
Ø Saluran Penjualan
·
Analsisis Produk
Ø
Pengisi Daya kendaraan beroda empat
Ø
Pengisi Daya kendaraan beroda dua
Ø Stasiun Pengisian
·
Analisa Harga
Ø
Pengisi Daya kendaraan beroda empat
Ø
Pengisi Daya kendaraan beroda dua
Ø Stasiun Pengisian
·
Narasumber Utama
Ø
Pemasok Listrik
Ø
Produsen kendaraan listrik
Ø
Produsen Peralatan Pengisian kendaraan listrik
Ø
Operator Sistem Pengisian kendaraan listrik
Ø
Operator Transportasi
Ø Lembaga/Badan Pemerintah terkait
·
Periode Waktu yang Tercatat dalam Laporan:
Ø
Periode waktu secara historis: 2016-2021
Ø Periode waktu perkiraan (forecast): 2022-2026F
·
Pemain Instrumen atau Peralatan Pengisian kendaraan listrik di Indonesia
Ø
Delta
Ø
ABB
Ø Schneider Electric
Ø Powerindo
Ø Bambang Djaja
Ø Phihong
Ø ANS EVSE
Ø Ghifari Energi
· Profil perusahaan
Ø Delta
Ø ABB
Ø Schneider
Electric
Ø Powerindo
Ø Bambang
Djaja
Ø Phihong
Ø ANS
EVSE
Ø Ghifari
Energi
Ø PLN
Ø EESL
Ø Alfen
Ø
Battery Swap Systems
Ø EV
Chargers
Ø 4
Wheelers
Ø 2
Wheelers
Ø Electric
passenger vehicle
Ø Tax incentives
Topik Utama Pembahasan dalam Laporan
Ø
Tinjauan Pasar Kendaraan listrik dan Pasar Peralatan Pengisian Kendaraan
listrik di Indonesia
Ø
Ekosistem Pasar Peralatan Pengisian Kendaraan listrik di Indonesia
Ø
Ukuran Pasar Pasar Peralatan Pengisian Kendaraan listrik di Indonesia
(Total Pendapatan Peralatan Pengisian Kendaraan listrik)
Ø
Segmentasi Pasar Alat Pengisian Kendaraan listrik di Indonesia
(Berdasarkan Jenis Pengisian, Jenis Pengisi Daya, Jenis Kendaraan, Jenis
Geografi, Berdasarkan Saluran Penjualan)
Ø
Perbandingan Silang Negara-negara Asia Tenggara tentang Adopsi Kendaraan
listrik dan perbandingan pemain top di Pasar Peralatan Pengisian Kendaraan
listrik di Indonesia
Ø
Profil Perusahaan Produsen Pengisi Daya Kendaraan listrik (Ringkasan,
Produk, Aliran Bisnis, Kemampuan Manufaktur, Saluran Distribusi, Proyek
Terbaru, Struktur Biaya, serta Penghargaan dan Pencapaian)
Ø
Pendorong Pertumbuhan dan Tantangan Industri Peralatan Pengisian Daya
Kendaraan Listrik di Indonesia
Ø
Tren dan perkembangan industri
Ø
Analisis SWOT Pasar Kendaraan listrik
Ø
Aturan dan Peraturan dari Instansi Pemerintah terkait
Ø
Prospek Industri di Masa Depan
Ø
Studi Kasus Perusahaan (PLN, EESL, Alfen)
Hubungi Kami:
Ankur Gupta, Kepala Pemasaran
& Komunikasi
+91-9015378249
No comments:
Post a Comment